Pengertian Tentang Resistor





Apakah Resistor itu???



            Resistor adalah komponen dasar elektronika yang digunakan untuk membatasi jumlah arus yang mengalir dalam suatu rangkaian. sesuai dengan namanya resistor bersifat resistif, dan umumnya terbuat dari bahan karbon. Dari hukum Ohm diketahui, resistansi ( R ) berbanding terbalik dengan jumlah arus ( I ) yang mengalir pada rangkaian. Satuan resistansi dari sebuah resistor disebut Ohm dan dilambangkan dengan symbol Ω (omega).
       
        Dimana resistor itu ada yang memiliki 4 gelang dan 5 gelang, disini saya akan menjelaskan resistor dengan 4gelang warna, tapi sebelumnya kita harus tahu dulu fungsi dari resistor tersebut.
          Satuan dari resistor disebut dengan Restitansi.






        Dimana Resistor dapat berfungsi sebagai berikut,
Fungsi dari Resistor adalah :
1. Sebagai pembagi arus listrik
2. Sebagai penurun tegangan
3. Sebagai pembagi tegangan
4. Sebagai penghambat aliran arus listrik,dan lain-lain.



Resistor berdasarkan nilainya dapat dibagi dalam 3 jenis yaitu dimana,
1. Fixed Resistor/resistor tetap adalah resistor yang nilai hambatannya tetap, Berfungsi sebagai pembagi tegangan, mengatur atau membatasi arus pada suatu rangkaian serta memperbesar dan memperkecil tegangan.

2. Variable Resistor/resistor variabel adalah resistor yang nilai hambatannya dapat diubah-ubah, Berfungsi sebagai pengatur volume (mengatur besar kecilnya arus), tone control pada sound system, pengatur tinggi rendahnya nada (bass/treble) serta berfungsi sebagai pembagi tegangan arus dan tegangan. Contohnya seperti : potensiomete  dan  trimpot .

3. Resistor Non Linier adalah resistor yang nilai hambatannya tidak linier karena pengaruh dan resistor non linier ini dapat berpengaruh dengan intesitas  cahaya sehingga nilai dapat berbeda ketika ditempatkan pada tempat yang berbeda.








Ø Disini saya akan membuat kotak warna gelang pada resistor :

Warna
Gelang 1
Gelang 2
Gelang 3
Multiplayer
Toleransi
Hitam

0
0
1 Ohm

Coklat
1
1
1
10 Ohm
+ 1%
Merah
2
2
2
100 Ohm
+ 2%
Orange
3
3
3
1K Ohm

Kuning
4
4
4
10 K Ohm

Hijau
5
5
5

+ 0,5 %
Biru
6
6
6

+ 0,25 %
Ungu
7
7
7

+ 0,10 %
Abu-abu
8
8
8

+ 0,5%
Putih
9
9
9


Emas




+0,5%
Perak




+10%


            Disini saya akan menjelaskan bagaimana caranya dalam membaca 4gelang warna pada kode resistor,
Ø Dimana Pembacaan pada 4 Gelang dengan kode warna yang berbeda-beda :
1. Gelang ke- 1 dan 2 berfungsi menyatakan Satuan.
2. Gelang ke- 3 berfungsi menyatakan Pengali atau banyaknya Nol (0).
3. Gelang ke- 4 berfungsi menyatakan Nilai Toleransi dan dimana tolerasi kebanyakan sebagian besar pada kode warna ke- 4 itu kebanyakan menggunkan kode warna Emas atau Perak.


Ø Contoh Misalnya saya mempunyai Resistor dengan kode warna 4gelang dengan warna,
Merah  , Merah , Coklat , Emas
    2       ,      2      ,      1      ,     5 %
 ( 22 x 10 = 220 Ω  dengan toleransi 5% )


Ø Selanjutnya saya akan menjelaskan pembacaan 5gelang warna yang berbeda-beda ;
1.  Gelang ke- 1 dan 2 berfungsi menyatakan Satuan.
2.  Gelang  ke-3 berfungsi menyatakan pengali atau banyaknya Nol (0).
3.  Gelang ke- 4 dan Gelang ke- 5 berfungsi menyatakan Nilai Toleransi.

Ø Contoh Misalnya saya mempunyai Resistor dengan warna 5gelang dengan warna,
Biru    , Ungu   , Hitam  , Hitam  ,  Coklat
   6      ,    7       ,     0      ,     0      ,         1%
(  670 Ω dengan toleransi 1% )



Ø Dimana hal-hal yang harus diperhatikan dalam resistor :
1.    Makin besar bentuk fisik resistor, maka semakin besar juga nilai  hambatannya,
2.   Semakin besar nilai resistor makin tinggi suhu yang bisa diterima oleh resistor tersebut,
3.   Resistor terbuat dari gulungan-gulungan kawat besar.


        Demikian artikel pembahasan Resistor ini saya buat, segala kekurangan dalam artikel ini akan sesegera mungkin diperbaiki, oleh karena itu saya sangat mengharapkan masukan-masukan dari pembaca. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca dan saya ucapkan terima kasih.


By : Ariyani indahpangastuti
     : X TAV B

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Remedial MDDTDK