Resistor (Intan mustika sari TAV A)
Teori Komponen Resitor- Intan M.s
Resistor yaitu sebuah komponen yg berguna sebagai hambatan . Saya lebih memahami perhitungan resitor dengan menggunakan gelang warna menurut saya lebih mudah . Berikut angka dari GELANG WARNA resistor :
1 . Hitam = 100
2 . Coklat = 101 = memiliki toleransi sebesar 1%
3 . Merah = 102 = memiliki toleransi sebesar 2%
4 . Jingga = 103
5 . Kuning = 104
6 . Hijau = 105
7 . Biru = 106
8 . Ungu = 107
9 . Abu2 = 108
10 . Putih = 109
11 . Emas = 10-1 = memiliki toleransi sebesar 5%
12 . Perak = 10-2 = memiliki toleransi sebesar 10%
Resistor merupakan komponen yg sangat sering digunakan dalam perakitan rangkaian , karna resistor berfungsi sebagai penghambat arus . Mengatur agar arus bisa disesuaikan oleh pemakaian kita dalam perakitan . berikut merupakan gambar penyusunan resistor ada dua :
1 . Secara seri
Diatas merupakan susunan rangkaian secara seri , berikut cara menghitung rangkaian diatas :
Rseri = R1 + R2 + R3 = Rtotal
Didalam suatu rangkain yg diberi sumber tegangan pasti akan selalu dialiri arus cara mencari arus ialah sebagai berikut ; Itotal = Tegsumber : Hamtotal .
Adapula tegangan drop pada masing-masing resistor dengan rumus ;
1 . VR1 = IR1 . R1
2 . VR2 = IR2 . R2
3 . VR3 = IR3 . R3
2 . Secara paralel
Rumus mencari Hamtot pada rangkaian diatas yaitu ;
Rtot = R1 // R2
Setelah Rtotal ditemukan kita bisa mencari arus yg mengalir pada rangkaian tersebut yaitu I = V // R
Ada 2 hukum yg mempelajari tentang kedua rangkaian diatas , yaitu ; Hukum Ohm dan Hukum Kirchoff .
A . Hukum Ohm
Bunyi hukum Ohm ‘ARUS BERBANDING LURUS DENGAN HAMBATAN BERBANDING TERBALIK DENGAN TEGANGAN’
B . HUKUM KIRCHOFF
1 . Hukum kirchoff 1
• Pembagian arus – percabangan – rangkaian paralel
€Im = €Ik
(Jumlah arus masuk samadengan jumlah arus keluar)
Arus yang mengalir satu akan masuk ketitik percabangan kemudian keluar dan terbagi dua , arus yg terbagi dua tadi masuk ketitik percabangan dua dan keluar melalui titik percabangan menjadi satu.
Contoh ;
I1+I3 = I2+I4+I5
5A+? = 2+10+3
5 + I3 = 15
I3 = 15-5
I3 = 10
2 . Hukum kirchoff 2
€E = EI.R
• Besarnya jumlah tegangan sumber akan sama dengan besar nya tegangan drop pada masing-masing resistor dalam suatu rangkaian listrik tertutup .
Contoh ;
Hitunglah I yang mengalir dalam rangkaian .
€E = EI.R
€E = E2 + (-E1)
= 8 + (-4)
= 4 V
€E = EI.R
4 = VR1 + VR4 + VR3 + VR2
4 = (IR1.R1) + (IR4.R4) + (IR3.R3) + (IR2.R2)
= I.Rtotal
4 = 40.I
I = 4//40 = 0,1 A / 1 X 10-1
Resistor yaitu sebuah komponen yg berguna sebagai hambatan . Saya lebih memahami perhitungan resitor dengan menggunakan gelang warna menurut saya lebih mudah . Berikut angka dari GELANG WARNA resistor :
1 . Hitam = 100
2 . Coklat = 101 = memiliki toleransi sebesar 1%
3 . Merah = 102 = memiliki toleransi sebesar 2%
4 . Jingga = 103
5 . Kuning = 104
6 . Hijau = 105
7 . Biru = 106
8 . Ungu = 107
9 . Abu2 = 108
10 . Putih = 109
11 . Emas = 10-1 = memiliki toleransi sebesar 5%
12 . Perak = 10-2 = memiliki toleransi sebesar 10%
Resistor merupakan komponen yg sangat sering digunakan dalam perakitan rangkaian , karna resistor berfungsi sebagai penghambat arus . Mengatur agar arus bisa disesuaikan oleh pemakaian kita dalam perakitan . berikut merupakan gambar penyusunan resistor ada dua :
1 . Secara seri
Diatas merupakan susunan rangkaian secara seri , berikut cara menghitung rangkaian diatas :
Rseri = R1 + R2 + R3 = Rtotal
Didalam suatu rangkain yg diberi sumber tegangan pasti akan selalu dialiri arus cara mencari arus ialah sebagai berikut ; Itotal = Tegsumber : Hamtotal .
Adapula tegangan drop pada masing-masing resistor dengan rumus ;
1 . VR1 = IR1 . R1
2 . VR2 = IR2 . R2
3 . VR3 = IR3 . R3
2 . Secara paralel
Rumus mencari Hamtot pada rangkaian diatas yaitu ;
Rtot = R1 // R2
Setelah Rtotal ditemukan kita bisa mencari arus yg mengalir pada rangkaian tersebut yaitu I = V // R
Ada 2 hukum yg mempelajari tentang kedua rangkaian diatas , yaitu ; Hukum Ohm dan Hukum Kirchoff .
A . Hukum Ohm
Bunyi hukum Ohm ‘ARUS BERBANDING LURUS DENGAN HAMBATAN BERBANDING TERBALIK DENGAN TEGANGAN’
B . HUKUM KIRCHOFF
1 . Hukum kirchoff 1
• Pembagian arus – percabangan – rangkaian paralel
€Im = €Ik
(Jumlah arus masuk samadengan jumlah arus keluar)
Arus yang mengalir satu akan masuk ketitik percabangan kemudian keluar dan terbagi dua , arus yg terbagi dua tadi masuk ketitik percabangan dua dan keluar melalui titik percabangan menjadi satu.
Contoh ;
I1+I3 = I2+I4+I5
5A+? = 2+10+3
5 + I3 = 15
I3 = 15-5
I3 = 10
2 . Hukum kirchoff 2
€E = EI.R
• Besarnya jumlah tegangan sumber akan sama dengan besar nya tegangan drop pada masing-masing resistor dalam suatu rangkaian listrik tertutup .
Contoh ;
Hitunglah I yang mengalir dalam rangkaian .
€E = EI.R
€E = E2 + (-E1)
= 8 + (-4)
= 4 V
€E = EI.R
4 = VR1 + VR4 + VR3 + VR2
4 = (IR1.R1) + (IR4.R4) + (IR3.R3) + (IR2.R2)
= I.Rtotal
4 = 40.I
I = 4//40 = 0,1 A / 1 X 10-1
Komentar
Posting Komentar