Komponen Pasif~


Assalamualaikum wr.wb
                Di dalam kutipan artikel ini saya Sri Mawarni dari kelas X TAV B ingin menuliskan beberapa hal mata pelajaran elektronika yang cukup saya kuasai yaitu tentang komponen pasif, tapi disini saya cukup menguasai pelajaran tersebut sehingga saya ingin membeberkan hasil lembar kerja saya ini dengan cukup banyak ya, walaupun Cuma komponen pasif saja itupun sudah banyak materinya yang saya pelajari J
Oke, disini komponen elektronika kan ada terbagi 2 yaitu komponen aktif dan komponen pasif. Nah yang ingin saya tampilkan hasil tulisan saya ini yaitu komponen pasif. Oke langsung saja saya ingin menjelaskan beberapa-beberapa komponen pasif serta penjelasannya
Ø  Resistor
Resistor atau bisa disebut juga tahanan atau hambatan adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk mengatur kuat arus yang mengalir. Lambang untuk Resistor dengan huruf R, yang nilainya dinyatakan dengan warna-warna gelang dalam OHM ().

IMG-20130614-00174.jpg


1.       Resistor Tetap (Fixed Resistor)
Resistor tetap (fixed resistor) adalah hambatan yang nilai hambatannya  tetap karena ukuran hambatannya sangat kecil, maka nilai hambatannya untuk yang memiliki daya kecil tidak ditulis pada badannya melainkan dengan menggunakan kode warna. Resistor diberi cincin-cincin berwarna yang menyatakan nilai tahanan Resistor
Resistor tetap/Fixed resistor dibuat dari bahan karbon, kode nilai resistansinya umumnya ada yang memiliki 4 gelang warna dan ada juga yang memiliki 5 gelang warna.
Berikut table kode warna resistor








Cincin ke-1
Cincin ke-2
Cincin ke-3
Cincin ke-4
No
Warna kode
Angka ke-1
Angka ke-2
Jumlah nol
Toleransi
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12
Hitam
Coklat
Merah
Orange
Kuning
Hijau
Biru
Ungu
Abu-abu
Putih
Emas
perak
-
1
2
3
4
5
6
7
8
9
-
-
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
-
-
-
0
00
000
0000
00000
000000
0000000
00000000
000000000
0.1
0.01
-
1%
-
-
-
-
-
-
-
-
5%
10%

2.       Resistor tidak tetap/Variable resistor
a)      Resistor tidak tetap adalah resistor yang nilainya dapat diubah dengan cara menggeser atau memutar tuas yang terpasang pada komponen seperti pada gambar dibawah
0.jpg
b)      Trimpot
Nilai hambatan trimpot dapat diubah-ubah dengan cara memutar. Pada radio dan televisi, trimpot digunakan untuk mengatur besaran arus pada rangkaian Oscilator atau rangkaian Driver berbagai jenis sebagai berikut.
00.jpg
c)       Resistor nonlinier
Nilai hambatan nonlinier dipengaruhi oleh factor lingkungan, misalnya suhu dan cahaya. Contohnya:
000.jpg

d)      Thermistor, nilai hambatannya dipengaruhi oleh suhu.

1>     PTC Thermistor (Positive Temperatur Coefisien)
Tidak terbuat dari bahan semikonduktor, sehingga makin tinggi suhunya makin besar nilai hambatannya.
IMG-20130614-00178.jpg

2>     NTC Thermistor (Negative Temperature Coefisien)
Terbuat dari bahan semikonduktor, sehingga makintinggi suhunya makin kecil nilai hambatannya
IMG-20130614-00172.jpg



3>     LDR (Light Dependen Resistor)
Nilai hambatan LDR tergantung dari intesitas cahaya yang diterimanya. Makin besar intesitas cahaya yang diterima, nilai hambatan LDR makin kecil

Ø  Kapasitor
Kapasitor/Capasitor adalah komponen pasif, notasinya dilambangkan dengan huruf C berfungsi untuk menyimpan energy listrik dalam bentuk muatan listrik per detik dalam satuan Qoulomb (Q). kemampuan Kondensator/Capasitor dalam menyimpan muatan disebut kapasitansi yang satuannya adalah farad (F).
1.       Identifikasi nilai nilai kapasitor
IMG-20130614-00180.jpg

2.       Kondensator/Capasitor Non Polar
Kondensator/Capasitor nonpolar adalah Capasitor yang elektrodanya tanpa memiliki kutub positif (+) maupun kutub negative (-) artinya jika pemasangannya terbalik maka Capasitor tetap bekerja. Contoh Kondensator/Capasitor nonpolar yaitu: Kondensator/Capasitor variable (varco); Kertas, mylar, Polyester, Keramik dsb
0000.jpg

3.       Kondensator/Capasitor Polar
00000.jpg


Kondensator/Capasitor Polar elektrodanya mempunyai 2 kutub, yaitu kutub positif (+) dan kutub negative (-). Apabila Capasitor ini dipasang pada rangkaian elektronika, maka pemasangan nya tidak boleh terbalik. Salah satu contohnya adalah Capasitor Elektrolit atau elko, tantalum. Nilai kapasitas maksimum dan kutub-kutubnya sudah tertera pada badan komponen tersebut.
000000.jpg

Ø  Induktor
Fungsi pokok inductor adalah untuk menimbulkan medan magnet. Inductor berupa kawat yang digulung sehingga menjadi kumparan. Kemampuan inductor untuk menimbulkan medan magnet disebut konduktansi. Satuan konduktansi adalah henry (H) atau bias juga milihenry (mH). Inductor yang berinti dari bahan besi disebut electromagnet
1.       Identifikasi jenis-jenis Induktor
IMG-20130614-00185.jpg



2.       Kegunaan inductor dalam system Elektronik

IMG-20130614-00188.jpg


3.       Sifat inductor terhadap arus AC dan DC

Gambar 30. Rangkaian inductor terhadap AC




Ø  Transformator
Transformator atau trafo adalah komponen pasif yang dibuat dari  kumparan-kumparan kawat laminasi, trafo memiliki kumparan primer dan kumparan sekunder. Prinsip kerja dari trafo menggunakan induksi resonansi antar kumparan primer dan sekunder. Kumparan primer di aliri arus AC maka akan timbul medan magnet yang berubah-ubah fluktuansinya, akibatnya kumparan sekunder yang berada pada daerah medan magnet ia akan membangkitkan GGL
1.       Identifikasi jenis-jenis Transformator
a.       Transformator inti udara dipakai rangkaian frekuensi tinggi
b.      Transformator inti ferit dipakai rangkaian frekuensi menengah
c.       Transformator inti besi dipakai rangkaian frekuensi rendah
Trafo inti udara banyak dipakai sebagai alat Interface rangkaian matching Impedansi dalam rangkaian Elektronik Frekuensi tinggi

IMG-20130614-00190.jpg


Berikut ini hasil lembar kerja saya walaupun belum lengkap betul penjelasan mengenai komponen pasif tapi sedikit bermanfaat. Kalau pengen cari tentang komponen aktif maupun pasif nya bisa search saja di google. Karena disana banyak sekali pelajaran mengenai komponen elektronika. Terima kasih atas pengertiannya. Wassalamualaikum wr.wb 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Remedial MDDTDK